Pada hari Sabtu, 4 Januari 2025, seluruh aparatur Tiyuh Panaragan secara serentak melaksanakan kegiatan gotong royong dalam rangka pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya preventif untuk mengurangi jumlah kasus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah dengue (DBD).
Sejak pagi hari, aparat Tiyuh Panaragan bersama warga setempat berkumpul di berbagai titik untuk melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk membersihkan lingkungan dari potensi sarang nyamuk. Kegiatan PSN ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah tiyuh, aparat keamanan, serta warga yang antusias berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Adapun beberapa langkah yang dilakukan dalam kegiatan PSN ini antara lain:
-
Membersihkan Tempat-Tempat yang Menjadi Sarang Nyamuk
Setiap sudut lingkungan, terutama tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk seperti genangan air, bak mandi, drum, dan tempat penampungan air lainnya dibersihkan secara menyeluruh. Warga diminta untuk memastikan tidak ada genangan air yang tertinggal yang bisa menjadi tempat berkembang biak bagi nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi penyebab utama DBD.
-
Sosialisasi tentang Pentingnya PSN
Selama kegiatan gotong royong, aparatur tiyuh juga melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk. Warga juga diberikan informasi mengenai cara-cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk menghindari terkena DBD.
Kegiatan PSN ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan. Dalam situasi yang penuh kerjasama ini, Tiyuh Panaragan berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi warganya.
Aparatur Tiyuh Panaragan mengajak seluruh warga untuk terus berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan agar upaya pencegahan DBD ini dapat berjalan dengan maksimal. Dengan semangat gotong royong, diharapkan Tiyuh Panaragan bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah penyakit